SuPPort tim Privateer

SuPPort tim Privateer – Sebagai pelumas produk ke- banggaan Indonesia, Federal Oil tak hanya berkiprah di kejuaraan dunia Moto2 untuk menguatkan brand image mereka. Tapi juga terlibat di kejuaraan Asia Road Racing Championship (ARRC) 2015. Di kejuaraan balap tingkat Asia seri 2 yang digelar di sirkuit Sentul (5-7/06) lalu, Federal Oil mensponsori salah satu tim privateer (non pabrikan) dari Indonesia, yaitu Honda Wahana Dunia Motor yang mengawali debutnya dengan menurunkan pembalap wildcard di kelas Supersport 600 cc, M. Dwi Satria. Ini adalah bentuk kepedulian terhadap peningkatan kualitas tim balap. “Tujuan kami menurunkan pembalap wildcard di ARRC 2015 seri 2 ini adalah sebagai langkah meningkatkan level pembalap dan lintasan semi permanen ini. Dari pada mereka beradu skill di jalanan umum, malah bisa mengganggu dan membahayakan keselamatan para pengguna jalan lain,” buka Sumber Agung Rizki dari Sumber Production selaku penyelenggara. Terbukti sebanyak 360 penggemar cornering memadati sirkuit Brigif Cimahi. Karena belum ada regulasi baku, maka peraturan dibuat sangat longgar. Pertama, pesertanya wajib bukan dari kalangan pembalap. Kemudian diperbolehkan tidak memakai wearpack asalkan menggunakan safety gear yang lengkap dan aman seperti body protector, helm serta pelindung lutut promotor event. Ditambahkannya, toh balap ini juga sifatnya resmi. “Dengan biaya pendaftaran hanya sekitar Rp 100.000 (untuk kelas Pemula dan tim. Sebab di event seperti inilah pembalap dan tim akan terbiasa dengan atmosfer balap internasional,” ujar Jimmy S Winata, pemilik tim. Non Pembalap), serta Rp 150.000 (untuk kelas Open), para pembalap sudah mendapat segala fasilitas.

Bahkan kami juga memberikan hadiah buat yang menang,” lanjut Meski sebagai pembalap tim privateer yang berstatus wildcard di ARRC, namun M. Dwi Satria yang menyandang nomor start 81 ini bisa langsung bersaing dengan para pembalap tim pabrikan dari Indonesia sendiri, maupun dari negara-negara Asia dan Australia. Pada race ke-2, pembalap Federal Oil ini menempati urutan ke-12. Jauh memang. Tapi jika dilihat pembalap yang menempati urutan ke-1 sampai 11 itu adalah pembalap tim pabrikan (Honda, Yamaha, Kawasaki maupun Suzuki), maka bisa dibilang penampilan M. Dwi Satria ini tidak jelek. “Target saya di balap Asia ini tampil maksimal dan memperbaiki catatan waktu sebagai modal di Kerjunas Supersport 600 cc nanti. Persaingan di balap Asia cukup ketat, kalau cuma balap biasa pasti tercecer di belakang. Saya berusaha sekuat tenaga sampai limit,” jelas M Dwi Satria. Pada race 1, M Dwi Satria 1 gagal menyelesaikan lomba. Dia dan siku. “Aturan baku memang belum kami miliki. Tapi ke depannya hal ini pasti akan kami buat. Yang pasti, teman-teman cornering ini menyambut gembira dengan diberikan wadah untuk mengekspresikan minat dan bakat di Brigif 15 Kujang II Cimahi,” tutup Iwan Kusmawan ketua Jawa Barat Cornering (JBC) yang rajin melakukan latihan rutin di sirkuit Brigif 15 Kujang II Cimahi setiap hari Sabtu. (Naskah & Foto: yudha) pria ramah ini. Sesuai pantauan OP, fasilitas yang dimaksud memang seperti balap beneran. Perizinan lengkap, asuransi, timer, komputerisasi pendaftaran, papan penunjuk waktu balap, paddock permanen, tribun penonton dan juga mulai memakai seponsor. Tak heran dari 150-an starter yang dipatok panitia sebagai target, ternyata ada sebanyak 248-an starter ikut ambil bagian.

“Ini sangat di luar dugaan kami. Bahkan kami sampai menolak peserta. Justru karena sifatnya hanya latihan bersama atau fun drag bike inilah maka para pembalap pemula dan pembalap liaran banyak yang ikut,” buka Agung GDS sambil menginfokan, ada 3 orang pembalap senior juga lho yang ikut. Salah satunya adalah Deny Kunting. “Kami ikut event ini sebagai persiapan menghadapi event balap Ramadhan nanti. Uji coba setting mesin motor baru,” kata Deny. Sedangkan bagi RF Kiky, seorang pembalap pemula, event latihan bersama ini digunakannya untuk menambah jam terbang mengejar prestasi. “Mumpung semuanya pembalap pemula, jadi nggak minder,” ungkap Kiky. (Naskah & Foto: Riy@n) terjatuh karena bersaing sengit dengan pembalap lain pada lap 1 di tikungan 6 – 7, atau biasa disebut ’S Kecil’. Saat kualifikasi, M. Dwi Satria bisa membukukan catatan waktu 1 menit 30.702 detik. Waktu ini diperoleh dengan motor baru. Pasalnya pada sesi latihan resmi hari Jumat, M. Dwi Satria mengalami insiden sehingga Honda CBR600R pacuannya rusak parah. “Perolehan posisi 9 di kualifikasi tidak mudah bagi M Dwi Satria di ajang balap kelas Supersport 600 cc Asia. Terlebih dirinya sebagai pembalap wild card dan baru tahun ini dia fokus di balap Supersport 600cc,” tutup Mardiani Indriastuti, Manager Product and Field Marketing PT Federal Karyatama (FKT)

Latian Bareng Drag Race Pembalap Liar di Kota Bunga

Latian Bareng Drag Race Pembalap Liar di Kota BungaPujian patut diberikan pada pihak pengelola Gantiwarno Drag Strip (GDS) Klaten, Jawa Tengah yang menggelar GDS Fun Drag Bike di moment bulan puasa ini (16/06). Bagaimana tidak. Di tengah rehatnya event balap, dengan cerdik mereka menggelar event balap yang diberi embel-embel ‘fun’. Jadi bukan kompetisi, tapi lebih bersifat latihan bersama para pembalap drag bike se-Jateng dan DIY, dan juga pembalap liar! “Sebenarnya acara ini sering kami adakan tiap bulan. Tujuan kami adalah untuk menampung para pembalap pemula dan mereka yang suka balap liar. Dari pada balap liar di jalan umum yang sangat membahayakan, alangkah baiknya jika bakat balap mereka disalurkan di tempat ini,” buka Agung GDS selaku pengelola sirkuit sekaligus promotor event. Ditambahkannya, toh balap ini juga sifatnya resmi. “Dengan biaya pendaftaran hanya sekitar Rp 100.000 (untuk kelas Pemula dan tim. Sebab di event seperti inilah pembalap dan tim akan terbiasa dengan atmosfer balap internasional,” ujar Jimmy S Winata, pemilik tim. Non Pembalap), serta Rp 150.000 (untuk kelas Open), para pembalap sudah mendapat segala fasilitas. Bahkan kami juga memberikan hadiah buat yang menang,” lanjut pria ramah ini.

Sesuai pantauan OP, fasilitas yang dimaksud memang seperti balap beneran. Perizinan lengkap, asuransi, timer, komputerisasi pendaftaran, papan penunjuk waktu balap, paddock permanen, tribun penonton dan juga mulai memakai seponsor. Tak heran dari 150-an starter yang dipatok panitia sebagai target, ternyata ada sebanyak 248-an starter ikut ambil bagian. “Ini sangat di luar dugaan kami. Bahkan kami sampai menolak peserta. Justru karena sifatnya hanya latihan bersama atau fun drag bike inilah maka para pembalap pemula dan pembalap liaran banyak yang ikut,” buka Agung GDS sambil menginfokan, ada 3 orang pembalap senior juga lho yang ikut. Salah satunya adalah Deny Kunting. “Kami ikut event ini sebagai persiapan menghadapi event balap Ramadhan nanti. Uji coba setting mesin motor baru,” kata Deny. Sedangkan bagi RF Kiky, seorang pembalap pemula, event latihan bersama ini digunakannya untuk menambah jam terbang mengejar prestasi. “Mumpung semuanya pembalap pemula, jadi nggak minder,” ungkap Kiky

Babak-Belur Setelah Pupur Luntur Bag2

 

Jelas akan ada yang untung dan buntung dari kondisi yang begitu tak menentu itu. Yang tampaknya akan menikmati untung adalah korporasi di bidang sumber daya alam, apalagi yang berorientasi ekspor. Harga komoditas naik dan dolar semakin mahal merupakan mesin ganda pendorong pendapatan. Namun biaya modal yang terus meningkat juga dapat menjadi penghambat bagi semua sektor usaha pada 2017.

Sedangkan yang paling buntung adalah sektor publik alias keuangan negara. Pembayaran bunga dan utang akan semakin meningkat karena mahalnya dolar dan naiknya suku bunga. Belum lagi ancaman terus naiknya harga minyak membuat pemerintah harus kembali mengantisipasi pemberian subsidi jika tak berani menaikkan harga jual bahan bakar minyak. Mau tak mau, penghematan dan efektivitas penggunaan anggaran harus menjadi tema utama pemerintah pada 2017.

Pulihnya harga komoditas semestinya bisa menjadi modal awal untuk bergerak. Pemerintah seyogianya fokus berupaya menyebarkan pertumbuhan yang muncul dari efek positif harga komoditas. Sebab, pertumbuhan di sektor sumber alam mempunyai efek pengganda yang lebih rendah ketimbang, misalnya, sektor manufaktur.

Rantai pasokan yang sangat pendek membuat kenaikan pendapatan sangat terkonsentrasi pada sedikit penikmat. Pertumbuhan kencang di sini berpotensi melebarkan jurang kesenjangan yang saat ini sudah menjadi masalah. Kesimpulannya, kondisi awal 2017 masih tak menentu. Jangan sampai babak-belur ketika pupur window dressing sudah luntur.

Selfie dengan Lumia Selfie

Menekan di sembarang posisi pada layar. Hal ini layaknya pengguna memotret seperti pada aplikasi kamera umumnya. Sekali tekan, aplikasi akan langsung mengambil gambar foto tanpa melakukan auto focus terlebih dahulu.

Baca juga : Net 89

Menggunakan tombol fisik. Bagi pengguna Lumia yang memiliki tombol fisik foto, Anda bisa langsung menekan tombol ini agar meminimalisir pergerakan yang ditimbulkan akibat menekan layar.

Menggunakan fitur Auto selfie. Dengan fitur ini Anda tidak perlu menekan tombol apapun. Cukup arahkan kamera ke wajah dan otomatis kamera akan memotret secara otomatis setelah mendapatkan fokus.

Cloud Hosting, Solusi Bagi Pengguna Website

Apakah situs Anda lambat atau bahkan tidak bisa diakses? Email eror? Atau permasalahan apapun yang disebabkan oleh server hosting yang bermasalah? Jika iya, Anda kini tidak perlu khawatir lagi. Pakar IT telah melakukan inovasi berupa cloud hosting, yang akan memberikan layanan hosting terjamin kualitasnya, baik dari sisi sistem, kecepatan dan keamanannya.

Salah satunya adalah terbosan dari PT Dewaweb, perusahaan pertama yang meluncurkan layanan Cloud Hosting murni di Indonesia. “Dewaweb menjadi layanan shared hosting pertama di Indonesia yang menggunakan 100% teknologi Cloud dari level software, hardware, dan network.”, ujar Edy Budiman, Founder dan juga CEO dari Dewaweb. Pada sistem cloud hosting, website pengguna akan mempunyai hosting atau “penampungan” pada serangkaian server (cluster) yang berfungsi sebagai satu kesatuan.

Hal ini menjadikannya tidak bergantung pada satu mesin server saja, sehingga ketika salah satu server mengalami masalah, mesin server lainnya akan segera mengambil alih dengan cepat sehingga downtime server dan risiko website crashing yang tidak dapat diakses, menjadi sangat minim. Dewaweb menyediakan layanan hosting dalam beberapa jenis, yaitu kategori personal dan small biz (UKM), corporates (perusahaan), hingga yang ingin mempunyai dedicated cloud server tersendiri.

Masing­masing jenis cloud hosting ini tersedia dalam beragam paket harga dan konfgurasi sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan. Dewaweb juga memberikan paket yang terjangkau, dimulai dari Rp15.000/bulan untuk jenis yang personal yang cocok untuk bisnis skala kecil, hingga Rp200.000/bulan untuk paket layanan cloud hosting Corporates bagi perusahaan atau bisnis dengan traffc volume pengunjung tinggi.

 

Bangkitnya Film-Film Non Mainstream Bagian 2

Marissa berhasil menghidupkan karakter Sipon dengan konsisten, sekalipun karakternya sangat kompleks. Seorang aktris atau aktor yang bagus adalah mereka yang bisa menjadi karakter yang mereka perankan, sehingga tak lagi terlihat seperti tengah memerankan seseorang. Dalam flm Istirahatlah Katakata, Marissa berhasil memenuhi itu semua. Inilah yang membuat kami bersepakat menobatkan perempuan yang lebih dikenal sebagai presenter televisi itu sebagai aktris terbaik.

Saat memilih aktris pendukung terbaik, perdebatan terjadi cukup singkat. Kami bersepakat memilih Raihaanun, yang berperan dalam flm Salawaku, sebagai aktris pendukung terbaik. Raihaanun tampil cemerlang menjadi perempuan Maluku yang terasing dari kampung halamannya. Sebetulnya, dalam flm arahan sutradara Pritagita Arianegara itu, Raihaanun, yang berperan sebagai Binaiya (berarti ”perempuan tangguh”), tak banyak mendapat porsi.

Dia hanya muncul di awal dan menjelang akhir flm. Namun dia menjadi penentu yang menghidupkan seluruh alur cerita Salawaku. Meski sesaat, aktingnya sangat meyakinkan sebagai perempuan muda yang tangguh. Kami juga bersepakat bulat ketika memilih Eko Supriyanto sebagai aktor pendukung terbaik. Eko memerankan Rohman, sosok pelindung, sahabat, sekaligus pesaing bagi Bejo, tokoh utama dalam Sunya, flm yang diadaptasi bebas dari cerita pendek Eka Kurniawan, yang berkisah tentang dunia klenik Jawa.

Eko, yang lebih dikenal sebagai penari profesional, memainkan seorang tokoh dengan rentang peran yang luas itu dengan alami. Dalam flm arahan sutradara Harry Dagoe itu, Eko berhasil menjadi tokoh dengan beragam peran. Dengan sangat baik dia memainkan peran yang berbeda-beda itu. Tak terlihat jelas tapi melebur.

Bangkitnya Film-Film Non Mainstream

SELAIN memilih flm dan sutradara terbaik, kami memilih Gunawan Maryanto, yang berperan sebagai Wiji Thukul dalam Istirahatlah Kata-kata, sebagai aktor terbaik. Gunawan tampil bersinar. Dalam flm berdurasi sekitar dua jam itu, dia berhasil memerankan gerak tubuh, ekspresi, dan emosi Thukul dengan sangat baik. Aktor Teater Garasi, Yogyakarta, yang juga produktif menulis puisi dan prosa itu berhasil menjadi Thukul secara fsik dan jiwa.

Perdebatan berlangsung agak liat ketika memilih aktris terbaik. Pilihan kami mengerucut pada dua kandidat: Cut Mini (Athirah) dan Marissa Anita (Istirahatlah Kata-kata). Cut Mini berhasil memerankan karakter Athirah yang kompleks, seorang ibu yang tersakiti dan di saat yang sama tetap menjadi tulang punggung keluarga. Aktingnya memang cukup memikat. Hanya, kami melihat, sebagai aktris yang kerap berperan menjadi seorang ibu, penampilannya cenderung sama dengan peran-peran sebagai ibu yang dia mainkan sebelumnya.

”Saya tidak bisa membedakan dia sebagai Athirah dengan Bu Guru dalam flm Laskar Pelangi. Seharusnya ada sesuatu yang khas dalam setiap peran yang dimainkan,” kata seorang juri. Akan halnya Marissa Anita, dalam Istirahatlah Kata-kata, kami menyaksikan penampilannya sangat berbeda. Kami tak lagi melihat Marissa sebagai seorang perempuan urban, tapi dia menjelma menjadi Sipon, istri Wiji Thukul, yang menyimpan derita ke dalam tubuhnya.

Ikan Tim Oriental Untuk 2 porsi ala Catering Jakarta

Ikan Tim Oriental Untuk 2 porsi ala Catering Jakarta

IKAN TIM Dimasak dengan cara ditim, membuat daging ikan terasa lembut dengan aroma rempah yang harum. Pilih ikan yang tebal dan lembut dagingnya agar tak mudah hancur dan bumbunya meresap sempurna saat ditim.

Bahan: 500 gr ikan nila, kerat-kerat 1 bh cabai merah keriting, cincang halus 1 sdt minyak wijen 1 btg daun bawang, iris halus 2 sdt kecap ikan 1/2 sdt garam

Cara Membuat: 1. Lumuri ikan menggunakan campuran kecap ikan, cabai merah keriting, daun bawang, minyak wijen, dan garam. Biarkan 30 menit. 2. Kukus memakai api sedang selama 20 menit hingga matang.

Thai Steamed Fish Untuk 2 porsi

Bahan: 1 ekor ikan nila, kerat-kerat 2 btg daun ketumbar

Bumbu Rendaman: 2 sdt kecap ikan 1/2 sdm air jeruk lemon 3/4 sdt garam 1/2 sdt minyak wijen 4 bh cabai rawit, iris halus

Cara Membuat: 1. Rendam ikan di dalam campuran bumbu rendaman 30 menit. 2. Tim ikan di atas api sedang 30 menit. Buka tutup kukusan. Taruh daun ketumbar. Tutup lagi kukusan.

Tim Ikan Tradisional Untuk 5 porsi

Bahan: 5 ekor ikan kembung, kerat-kerat, 1/2 sdt air jeruk nipis 1 sdt kecap manis 1/2 sdt kecap asin 1/2 sdt bubuk pala 1 3/4 sdt garam 2 btg daun bawang, iris serong

Bumbu Halus: 1/2 sdt ketumbar, sangrai 2 siung bawang putih 2 bh cabai merah 6 btr bawang merah

Cara Membuat: 1. Lumuri ikan dengan air jeruk nipis. 2. Rendam ikan di dalam campuran kecap manis, bumbu halus, pala bubuk, kecap asin, dan garam. Diamkan 10 menit. 3. Tim di dalam kukusan yang diletakkan pada api sedang dalam waktu selama 30 menit hingga matang.

Jangan Menambah Air pada Tim Ikan Jangan menambahkan air pada ikan yang ditim. Air pada ikan tim merupakan kaldu ikan yang keluar selama proses pengukusan. Karena itu wadahi ikan selama pengukusan. Memilih Ikan Untuk Ditim Gunakan ikan yang memiliki daging lembut dan cepat matang atau gunakan ikan tanpa duri agar bumbu mudah meresap. Menambahkan Taburan Setelah Matang Menambahkan daun bawang, daun ketumbar, daun jeruk, dan daun kemangi sebagai taburan, sebaiknya dilakukan sesaat setelah ikan tim matang. Minyak atsiri pada daun-daunan tersebut akan mudah menguap jika ikut ditim bersama ikan.

 

Arsik Untuk 2 porsi ala Catering Pernikahan Jakarta

Arsik Untuk 2 porsi ala Catering Pernikahan Jakarta

Bahan: 2 ekor ikan mas, kerat-kerat 2 cm lengkuas, memarkan 3 lbr daun salam 10 lonjor kacang panjang, potong 5 cm 15 btg serai, memarkan 300 ml air Bumbu Halus: 8 btr kemiri, sangrai 3 cm kunyit, bakar 12 btr bawang merah 5 siung bawang putih 6 bh cabai merah 3 cm jahe 2 1/4 sdm garam

Cara Membuat: 1. Campur ikan, bumbu halus, lengkuas, daun salam, dan kacang panjang. 2. Susun serai di dasar wajan. Letakkan ikan. Tuang air sedikit sedikit. Tutup wajan. 3. Masak di atas api sedang sampai matang.

Tuna Suwir Cabai Iris Untuk 5 porsi

Bahan: 500 gr tuna, potong-potong 1/2 sdt air jeruk 1 lbr daun kunyit 2 lbr daun pandan 2 btg serai, memarkan 10 lbr daun jeruk, iris halus 1 ikat kemangi, ambil daunnya 6 bh cabai rawit, iris halus 350 ml air 1 sdt garam 1 sdt gula pasir 500 ml minyak, untuk menggoreng

Bahan Halus: 7 btr bawang merah 2 siung bawang putih 6 bh cabai merah keriting

Cara Membuat: 1. Lumuri ikan dengan air jeruk nipis. Diamkan 10 menit. Goreng di dalam minyak panas sekali asal berkulit. Angkat. Suwir-suwir. Sisihkan. 2. Rebus bumbu halus, daun kunyit, daun pandan, dan daun jeruk sampai harum. 3. Masukkan ikan, cabai, garam dan merica bubuk. Aduk rata. 4. Masak sambil sesekali diaduk sampai meresap.

Ikan Balado Untuk 4 porsi

Bahan: 400 gr ikan tongkol, potong 5×6 m 1/2 sdt air jeruk nipis 1 1/4 sdt garam 1 sdt gula merah 300 ml air 2 sdm minyak, untuk menumis

Bumbu Tumbuk Kasar: 6 bh cabai merah besar 8 bh cabai merah keriting 8 btr bawang merah 3 siung bawang putih 1 bh tomat

Cara Membuat: 1. Tumis bumbu tumbuk kasar sampai harum. Masukkan ikan. Aduk sampai berubah warna. 2. Bubuhi garam dan gula merah. Aduk rata. 3. Tuangkan air sedikit demi sedikit sambil sesekali diaduk sampai matang.