Babak-Belur Setelah Pupur Luntur Bag2

 

Jelas akan ada yang untung dan buntung dari kondisi yang begitu tak menentu itu. Yang tampaknya akan menikmati untung adalah korporasi di bidang sumber daya alam, apalagi yang berorientasi ekspor. Harga komoditas naik dan dolar semakin mahal merupakan mesin ganda pendorong pendapatan. Namun biaya modal yang terus meningkat juga dapat menjadi penghambat bagi semua sektor usaha pada 2017.

Sedangkan yang paling buntung adalah sektor publik alias keuangan negara. Pembayaran bunga dan utang akan semakin meningkat karena mahalnya dolar dan naiknya suku bunga. Belum lagi ancaman terus naiknya harga minyak membuat pemerintah harus kembali mengantisipasi pemberian subsidi jika tak berani menaikkan harga jual bahan bakar minyak. Mau tak mau, penghematan dan efektivitas penggunaan anggaran harus menjadi tema utama pemerintah pada 2017.

Pulihnya harga komoditas semestinya bisa menjadi modal awal untuk bergerak. Pemerintah seyogianya fokus berupaya menyebarkan pertumbuhan yang muncul dari efek positif harga komoditas. Sebab, pertumbuhan di sektor sumber alam mempunyai efek pengganda yang lebih rendah ketimbang, misalnya, sektor manufaktur.

Rantai pasokan yang sangat pendek membuat kenaikan pendapatan sangat terkonsentrasi pada sedikit penikmat. Pertumbuhan kencang di sini berpotensi melebarkan jurang kesenjangan yang saat ini sudah menjadi masalah. Kesimpulannya, kondisi awal 2017 masih tak menentu. Jangan sampai babak-belur ketika pupur window dressing sudah luntur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *