Investor Korea Siap Tanamkan Modal Rp 92,4 Triliun bag2

Adapun MoU kerja sama antarbisnis yang diteken meliputi sektor energi, properti, mesin, teknologi, dan kosmetika, di antaranya Hyundai Engineering, yang bermitra dengan PT Sulfindo Adiusaha untuk pengembangan pabrik kimia di Merak, Banten, dengan investasi US$ 200 juta serta pengembangan pabrik mesin diesel senilai US$ 185 juta oleh Doosan Infracore dengan PT Boma Bisma Indra (Persero) dan PT Equiti Manajemen Teknologi.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan komitmen investasi ini merupakan hasil dari Indonesia-Korea Business and Investment Forum 2018, sekaligus peringatan hubungan diplomatik kedua negara yang telah terjalin baik selama 45 tahun. “Pertemuan ini mencerminkan antusiasme pengusaha Korea untuk berkolaborasi bisnis dengan Indonesia, baik dalam bentuk perluasan usaha maupun investasi baru,” ujarnya. Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan Roeslani, mengatakan masih banyak potensi perdagangan dan investasi di antara kedua negara yang perlu digali.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *