Kembar Siam Dada dan Perut Sukses Dipisahkan Bag3

Rumah sakit sudah seperti rumah kedua bagi kami, karena kami setiap hari harus bolak-balik. Kedepannya, satu lagi tindakan yang harus dilalui Maxxon dan Maxxen, yaitu penanganan celah bibir dan langit-langit yang juga akan dilakukan di rumah sakit ini.

Baca juga : toefl ibt jakarta

Sekarang, kami hanya bisa ucap syukur pada Tuhan dan berterima kasih sebanyakbanyak pada pihak rumah sakit, tim dokter yang sudah berkerja maksimal dan memberikan yang terbaik untuk si kembar. Bagi kami, dokter dan pihak RS Harapan Kita layak mendapatkan dua jempol tinggi-tinggi, apalagi saya dan si kembar adalah pasien BPJS, tapi mendapatkan pelayanan yang memuaskan dan istimewa.

LAHIR PREMATUR CENDERUNG INTROVER Studi yang dilakukan oleh Prof. Dieter Wolke dari Departemen Psikologi dan Warwick Medical School, University of Warwick menemukan adanya kaitan antara kelahiran prematur dan berat badan yang rendah saat lahir, dengan kepribadian tertutup. Hasil studi ini memperlihatkan, anak-anak yang dilahirkan sangat prematur cenderung menarik diri dari pergaulan, memperlihatkan beberapa ciri autistik, neurotik, introver, dan tidak suka ambil risiko.

Hasil penelitian ini dimuat di Archives of Disease in Childhood: Fetal & Neonatal Edition. Menurut Prof. Wolke, karakteristik kepribadian sangatlah penting karena akan membantu seseorang dalam memainkan peran sosialnya di masyarakat. Orang-orang yang lahir sangat prematur dan dengan berat badan sangat rendah, mungkin akan mengalami kesulitan saat menjalin hubungan sosial dengan orang lain, teman-teman, dan pasangannya. “Di sinilah pentingnya peran orangtua untuk memberikan pendampingan bagi anak-anak dan mengarahkan mereka,” imbuh Prof. Wolke.

NUTUPIN BUNDA “Abang El, super duper jahil sama saya. Kadang ketika saya sedang tidur, dia asyik lompat-lompat di punggung saya. Nah, suatu ketika saya akan berfoto dengan istri, eh, tiba-tiba El nyerobot ikutan foto, sampai-sampai bundanya kehimpit dan hampir enggak terlihat di hasil foto, ha ha ha.…” Eko Koyumiarto, papa dari eL Rayyan Koyumiandra Agus Cik (3, 7). REBUT HANDPHONE “Anakku itu suka merebut tablet atau handphone yang sedang dipegang saya. Tapi setelah didapatkannya, hanya dilihat sebentar, lalu dia letakkan begitu saja. Jika saya atau papanya ambil lagi, dia akan merebutnya kembali.” Ike, mama dari Cindy Carrisa Surjobowo (1, 10).

Sumber : https://pascal-edu.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *