Ngobrol Santai Seputar Solusi Rumah Sempit yang dilengkapi dengan Genset Jakarta

Meskipun rumah sempit namun tetap nyaman karena adanya sebuah genset dari Jakarta. Harga genset yang murah bisa didapatkan dari Agen resmi Jual genset Jakarta yang memberikan garansi serta potongan harga.

Menggelar ajang bertajuk Sharing Day, pada ngobrol santai yang 5 Maret silam, di Kafe Crematology, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Acara yang mengusung tema “Solusi Rumah Sempit” ini dihadiri oleh pembaca yang ingin berbagi kisah mengenai pengalaman mereka seputar rumah sempit. Untuk memberikan solusi tambahan dan pengetahuan baru kepada pembaca yang hadir, menggandeng arsitek dari A-Two Architect, Ayi Asmoro, sebagai pembicara ahli.

Acara dimulai pukul 14.30, Mas Ayi, sapaan akrabnya, memberikan kesempatan kepada pembaca yang hadir untuk bertanya seputar masalah rumah sempit. Permasalahan demi permasalahan pun diutarakan para pembaca, seperti teras yang berubah menjadi garasi, masalah renovasi di lahan terbatas, pengairan dan sanitasi, dan sebagainya. Antusiasme pembaca semakin terlihat saat Ayi mulai membeberkan satu per satu solusi rumah sempit.

Ubah Persepsi

Ayi menuturkan, hal pertama yang dapat dilakukan untuk mengatasi rumah sempit adalah mengubah persepsi mengenai defi nisi rumah sempit tersebut. Mengubah mind set mengenai rumah sempit adalah suatu permulaan yang baik. “Rumah sempit itu hanya persepsi kita semata, yang penting bagaimana kita melihatnya,” ujar Ayi mengawali acara. Ya, rumah akan terlihat lapang dengan bagaimana kita melihatnya. Bila kita cermat melihat ruang-ruang yang dirasa bisa dimanfaatkan, berarti kita sudah sukses mengubah persepsi mengenai rumah sempit.

Selanjutnya adalah mulai mengukur aktivitas keseharian, berapa luas lahan yang Anda butuhkan untuk aktivitas tersebut. Singkirkan ruang-ruang yang tidak dibutuhkan, yakni dengan menggabungkan 2 fungsi ruang menjadi 1, atau membangun ruang sesuai kebutuhan saja. Ruang kerja misalnya yang bisa digabungkan dengan ruang tidur, atau dapur dengan ruang makan.

Berpikir 3D

Denah memiliki peranan penting dalam tata letak dan pengelolaan ruang di rumah. Namun ketika Anda dihadapkan pada gambar 2D, ruang gerak Anda dalam memikirkan ide-ide pengolahan ruang tidak keluar sempurna. Oleh sebab itu, Ayi menyarankan pembaca untuk berpikir secara 3 dimensi, yakni terjun langsung ke lapangan untuk mengolah ruang-ruang mati yang berpotensi menjadi ruang fungsional.

“Ketika kita berada langsung di dalam ruang, kita dapat melihat area-area mana saja yang tersisa dan berpotensi menjadi ruang sisa,” ujar Ayi lagi. Solusi demi solusi dibeberkan Ayi dengan gamblang, seperti pemilihan warna, memilih furnitur yang memiliki fungsi ganda, aplikasi ilusi optik—cermin, mengolah barang-barang bekas menjadi berdaya guna, dan sebagainya. Bahkan, tidak hanya Ayi yang memberikan solusi rumah sempit, pembaca yang datang pun silih berganti berbagi pengalaman mengatasi rumah sempit tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *