Oray-orayan Tisna

Hacim… hacim… hacim…! Bersin sahut-menyahut di ruang pameran lantai dasar Erasmus Huis, Ja karta, Ahad pekan lalu. ” – Serbuk arang, kayu manis, kunyit, cempaka, hingga merica beterbangan di udara, menggelitik hidung penonton. Serbuk-serbuk itu adalah elemen utama dalam seni performance Tisna Sanjaya bersama Komunitas Jeprut asal Bandung.

Tisna dan anggota Komunitas Jeprut, juga beberapa penonton, menari-nari mengelilingi selembar kanvas putih ukuran sekitar 3 x 2 meter, ditingkahi tembang Sunda. Di atas kanvas, terbentang kelambu hitam. Sejumlah lesung tersusun rapi memagari kanvas. Lesung-lesung itu berisi butiran beras, serbuk arang, dan berbagai rempah lainnya. Mula-mula Tisna melaburkan cat putih di atas kanvas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *