Pojok Bermain Demi Memikat Si Buah Hati

Mama bilang “No teve, No gadget”. Oke, tapi sediakan dulu pojok bermain di rumah agar buah hati dapat teralihkan dari media layar tersebut. Pada masa kini, ba- nyak keluarga inti terpisah dari keluarga besarnya. Akibatnya, kegiatan rumah tangga seperti memasak, mencuci, berberes, dan sejenisnya bersaing ketat dengan urusan mengurus buah hati.

Baca juga : Kerja di Jerman

Seperti yang telah kita ulas sebelumnya, salah satu solusi yang banyak digunakan para mama adalah de ngan memberi akses si buah hati ke televisi atau gawai. Alasan nya mudah, karena media layar dapat memikat anak untuk duduk diam dalam jangka waktu relatif lama, sehingga memberi ruang gerak bagi sang mama untuk beraktivitas mengurus rumah tangga. Mama aman meninggalkan si buah hati di depan layar media dengan alasan, toh yang ditonton tayangan edukasi. Padahal, terlepas dari konten program, menatap layar terlalu lama membawa dampak buruk untuk perkembangan kognitif sang buah hati.

Salah satu dampak buruk yang telah diketahui adalah anak kurang mendapat stimulasi karena hanya berasal dari satu sumber saja (media layar). Padahal, usia kanakkanak merupakan masa dimana anak perlu mendapat lingkung an yang kaya akan stimulasi. Suatu penelitian menyatakan bahwa otak anak yang tumbuh dalam lingkungan kaya stimulasi akan memiliki aktivitas yang lebih aktif dan memiliki hubungan saraf lebih banyak dibandingkan anak yang mendapat stimulasi satu arah (pasif). Stimulasi pembelajaran yang paling efektif untuk anak-anak adalah melalui pengalaman bermain.

Artinya, bermain harus menjadi kegiatan utama anak karena sangat penting untuk mengoptimalkan semua aspek perkembangannya. Tetapi karena bermain merupakan sumber utama pembelajaran, maka bermainnya haruslah berkualitas. Nah, untuk menyediakan permainan yang berkualitas, dibutuhkan suatu pengaturan lingkungan dan pemilihan media yang tepat. Di rumah, dedikasikan suatu area sebagai pojok bermainnya. Luas yang disarankan 10 m2 (3 x 3 m), tetapi jika tidak memungkinkan, dapat disesuaikan dengan keadaan. Pojok bermain ini harus di atur sedemikian rupa sehingga dapat ”‘memprovokasi” anak.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *